15 Nov 2010
Wisata Sejarah di Museum Konferensi Asia Afrika Bandung
Indonesia merupakan tuan rumah dan pemakarsa kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika pada 18-24 April 1955 di Gedung Merdeka Kota Bandung. Dalam pertemuan yang dihadiri 29 negara tersebut dicapai suatu kesepakatan yang dikenal dengan Dasa-Sila Bandung. KTT Asia-Afrika menunjukan Indonesia pernah memiliki pengaruh yang sangat kuat di mata negara-negara Asia dan Afrika.

Gedung yang merupakan saksi bisu penyelenggaraan KAA tersebut hingga kini masih berdiri kokoh di Jalan Asia-Afrika no. 65 Bandung. Mulai dibangun pada awal 1900an berdasarkan rancangan dua arsitek berkebangsaan Belanda yaitu Van Gaken Last dan C.P. Wolff Schoemaker dengan gaya arsitektur Art Deco. Awalnya gedung tersebut bernama Sociëteit Concordia. Dipergunakan sebagai tempat rekreasi oleh sekelompok masyarakat Belanda yang berdomisili di kota Bandung dan sekitarnya.
Paska penyelenggaraan KAA tahun 1955 Gedung Merdeka telah beberapa kali mengalami alih fungsi. Kini selain difungsikan sebagai tempat pertemuan bertaraf Internasional, Gedung Merdeka juga berfungsi sebagai Museum yang memiliki banyak koleksi bersejarah. Selain memiliki koleksi foto-foto pelaksanaan KAA, Museum KAA juga memiliki sebuah perpustakaan dan sebuah ruang audio visual yang memiliki koleksi film-film dokumenter mengenai kondisi dunia hingga tahun 1950-an, Konferensi Asia Afrika dan konferensi-konferensi lanjutannya, serta film-film mengenai kondisi sosial, politik, dan budaya dari negara-negara di kedua kawasan tersebut.
Memasuki Museum Asia-Afrika, anda akan menemui sebuah aula yang dahulu digunakan sebagai tempat konferensi. Aula ini terbuka bagi anda yang ingin merasakan atmosfir pelaksanaan KAA 60 tahun silam. Di sini juga terdapat beberapa patung delegasi-delegasi yang mewakili negaranya dalam KAA. Biasanya para pengunjung Museum KAA selalu menyempatkan diri untuk mengabadikan gambar bersama patung delegasi-delegasi KAA.
“Kapan lagi bisa foto bareng tokoh-tokoh dunia,” ujar Iqbal sambil mengabadikan gamar rekan-rekanya yang seang asyik berfose bersama patung delegasi-delegasi KAA kepada AdaDiskon.
Selain ruangan dalam Gedung Merdeka yang memiliki nilai historis dan koleksi benda bersejarah, bagian luar Gedung Merdeka juga memiliki keunikan tersendiri. Puluhan tiang bendera yang berderet mengelilingi Gedung Merdeka kerap dijadikan bidikan lensa kamera. Bahkan tak jarang deretan tiang bendera tersebut dijadikan latar sesi pemotretan pra-wedding.
Tahun 2010 merupakan tahun kunjungan museum nasional. Maka anda wajib memasukan Museum Konferensi Asia Afrika ke dalam daftar kunjungan anda di Kota Bandung. Lagipula, anda tidak akan dipungut biaya apa pun untuk dapat berwisata ke gedung legendaris yang satu ini.
Gedung Merdeka
Jl Asia-Afrika no. 65 Bandung
Telp. (022) 4233564